SEKILAS INFO
: - Jumat, 10-07-2026
  • 1 bulan yang lalu / Penerimaan murid baru SMP Negeri 1 Aikmel tahun ajaran 2026/2027 akan dibuka mulai 8 Juni s.d 20 Juni 2026 dan klik DISINI
  • 1 tahun yang lalu / Selamat Datang Di Official Website SMPN 1 AIKMEL LOMBOK TIMUR
KEMBALI UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK

Sebuah cerpen karya : Bintang Pamungkas

Tahun 2095, Gen duduk di apartemennya yang sederhana. Hidupnya penuh kesenangan, tapi tanpa arah. Seumur hidup ia hanya bermalas-malasan, bermain game, bersantai, dan menghabiskan uang tanpa memikirkan masa depan. Ia tidak pernah berpikir untuk memiliki tujuan hidup yang jelas. Ia merasa nyaman dengan gaya hidupnya, meskipun jauh di dalam hati, ada kekosongan yang terus menghantuinya.

Suatu malam, ketika kebosanan melandanya, Gen memutuskan untuk membersihkan gudang apartemennya yang telah lama terbengkalai. Ia tidak pernah benar-benar peduli dengan barang-barang peninggalan keluarganya, tetapi malam itu, sesuatu menarik perhatiannya. Di sudut gudang yang berdebu, ia menemukan sebuah laptop tua yang tampak sudah sangat usang. Laptop itu memiliki goresan-goresan di permukaannya, tanda bahwa benda itu telah digunakan dalam waktu yang lama.

Gen mengusap debu yang menempel di layar dan mencoba menyalakannya. Ajaibnya, laptop itu masih berfungsi. Begitu layar menyala, muncul sebuah pesan aneh yang langsung menarik perhatiannya:

“Program Kesempatan Kedua Aktifkan?”

Gen terdiam. Ia tidak mengerti apa maksud dari pesan itu. Ia ingat bahwa kakeknya dulu adalah seorang programmer jenius dan ahli di bidang teknologi. Mungkin laptop ini adalah salah satu eksperimen yang ditinggalkan oleh kakeknya. Dengan rasa penasaran yang semakin besar, Gen menggerakkan kursor dan mengklik tombol “Ya” yang muncul di layar.

Tiba-tiba, dunia di sekitarnya berputar. Kepalanya terasa ringan, lalu semuanya berubah menjadi gelap.

Ketika membuka mata, Gen terkejut. Ia tidak lagi berada di apartemen modernnya di tahun 2095. Ia mendapati dirinya berada di sebuah kamar kecil yang familiar. Ia bangkit dengan panik dan melihat sekelilingnya. Dinding kamar ini adalah dinding kamar masa kecilnya! Poster game lama masih tergantung, buku-buku pelajaran yang pernah ia abaikan berserakan di meja, dan di cermin, ia melihat wajah seorang anak laki-laki berusia 14 tahun—dirinya sendiri, puluhan tahun yang lalu.

Dadanya berdebar kencang. Ini bukan mimpi. Ini nyata! Ia telah kembali ke tahun 2025.

Gen segera menyadari bahwa semua yang ia miliki di masa depan telah hilang. Semua teknologi canggih, uang, kebebasan, semuanya lenyap. Namun, ada satu hal yang masih tersisa—ingatan dan penyesalannya. Ia tahu betul bagaimana hidupnya akan berakhir jika ia terus menjalani kehidupan dengan malas-malasan. Ini adalah kesempatan kedua yang tidak boleh ia sia-siakan.

Di sekolah, teman-temannya mulai menyadari perubahan pada dirinya. Biasanya, Gen adalah anak yang paling malas belajar dan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakan tugas. Namun, kali ini, ia mulai belajar lebih giat. Ia membaca buku tentang bisnis, berlatih matematika, dan mulai merencanakan masa depannya dengan lebih serius.

Suatu hari, seorang teman sekelasnya bertanya, “Kau kenapa, Gen? Biasanya kau paling malas belajar.”

Gen hanya tersenyum. “Aku cuma tidak mau menyesal nanti.”

Perubahan drastis pada diri Gen membuat guru-gurunya terkejut. Sebelumnya, ia selalu berada di peringkat bawah di kelas. Sekarang, ia mulai menunjukkan perkembangan yang pesat. Meski awalnya sulit, ia tetap bertahan. Setiap kali merasa malas, ia mengingat bagaimana hidupnya berakhir di masa depan. Itu cukup untuk membuatnya kembali bersemangat.

Tahun demi tahun berlalu, Gen terus berusaha. Ia tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga mulai mencari cara untuk menghasilkan uang. Dengan pengetahuannya tentang teknologi masa depan, ia mencoba membangun bisnis kecil-kecilan dan mulai belajar tentang investasi. Walaupun ia tahu ia tidak bisa langsung menjadi kaya, ia yakin bahwa setiap langkah kecil yang ia ambil akan mengarahkannya menuju kehidupan yang lebih baik.

Ketika usianya menginjak 25 tahun, ia telah berhasil membangun bisnis yang sukses. Ia bukan lagi anak malas yang tidak memiliki tujuan. Kini, ia adalah seorang pengusaha muda yang cerdas dan berorientasi pada masa depan. Ia menggunakan pengalaman dan pelajaran hidupnya untuk terus berkembang.

Pada usia 30 tahun, Gen telah menjadi seorang investor sukses dengan kekayaan yang jauh melebihi apa yang pernah ia impikan. Ia memiliki perusahaan sendiri dan mempekerjakan ratusan orang. Semua ini terjadi karena ia telah memilih untuk tidak mengulang kesalahan yang sama. Kesempatan kedua yang ia dapatkan telah ia manfaatkan sebaik mungkin.

Suatu malam, saat duduk di teras rumahnya yang besar, ia memandangi bintang-bintang di langit. Ia mengingat kembali malam ketika ia menemukan laptop tua itu. Ia tersenyum dan berbisik, “Terima kasih, Kakek. Programmu telah mengubah hidupku.”

Ia tidak tahu bagaimana dan mengapa semua ini bisa terjadi. Namun, satu hal yang pasti—hidupnya telah berubah, dan ia tidak akan pernah menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan kepadanya.


Tentang penulis

Bintang Pamungkas, akrab disapa Bintang, lahir di Mataram pada 31 Mei 2010. Ia tinggal di Desa Pungkang Daya, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dan saat ini (TA 2024-2025) menempuh pendidikan di kelas IX.5 SMP Negeri 1 Aikmel.
Bintang memiliki hobi mendengarkan musik, yang menurutnya menjadi sumber ketenangan dan inspirasi. Ia bercita-cita menjadi seorang investor di masa depan, karena tertarik dengan dunia finansial dan pengelolaan aset.
Pengalaman menulis cerpen baginya adalah sesuatu yang tak terduga. Inspirasi sering datang secara tiba-tiba seperti keajaiban yang mengalir begitu saja ke dalam pikirannya. Ia percaya bahwa setiap ide yang muncul adalah anugerah yang patut dituangkan dalam bentuk tulisan.

2 komentar

Bq Sumiati(ibu penulis), Kamis, 5 Jun 2025

Doa terbaik untukmu nak
Alhamdulillah upayamu sudah maksimal utk belajar dan terus berkarya.semoga cita citamu tercapai dgn baik .
Terima kasih utk kepala sekolah dan juga pembimbing yg sabar membawa Bintang sampai bisa memiliki karya inspiratif yg dapat tercetak abadi dlm sebuah Buku.

Balas

    WEB ADMIN, Kamis, 5 Jun 2025

    Sukses selalu untuk ananda Bintang Pamungkas

    Balas

TINGGALKAN KOMENTAR

Data Sekolah

SMPN 1 AIKMEL

NPSN : 50202492

Jl. Pendidikan No.62, Aikmel, Kec. Aikmel Kab. Lombok Timur NTB
KEC. Aikmel
KAB. Lombok Timur
PROV. NTB
KODE POS 83653
TELEPON (0376) 23278
FAX 0723-1234567
EMAIL spenelunggul@gmail.com

Statistik Pengunjung

Site Statistics

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 19
  • Page views today : 24
  • Total visitors : 8,687
  • Total page view: 10,505