Beban Belajar
Beban belajar di SMP Negeri 1 Aikmel hanya memuat beban belajar wajib (muatan nasional) saja. Pengaturan beban belajar diatur sebagai berikut.
- Kegiatan Intrakurikuler
- Beban belajar wajib
– Beban belajar ini memuat semua mata pelajaran yang bersifat nasional
– Materi pelajaran setiap mata pelajaran mengacu pada Capaian Pembelajaran (CP)
– Diatur dalam kegiatan reguler - Beban belajar tambahan
– Memuat layanan Bimbingan dan Konseling
– Diatur dalam kegiatan reguler
- Beban belajar wajib
- Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
- Beban belajar wajib
– Muatan pembelajaran mengacu pada 7 tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
– Diatur dalam kegiatan projek - Beban belajar tambahan
– Memuat tema-tema projek yang disepakati
– Diatur dalam kegiatan projek
- Beban belajar wajib
- Kegiatan Ekstrakurikuler
- Wajib : Keparamukaan
- Tambahan : Memiliki muatan yang menjadi kebutuhan dan karakteristik SMP Negeri 1 Aikmel dan diatur dalam kegiatan di luar kegiatan reguler dan projek.
Muatan Kurikulum
Tabel 5 : Mata Pelajaran Kelas VII Fase D SMP Negeri 1 Aikmel

Keterangan :
*) Pembelajaran reguler tidak penuh 36 minggu untuk memenuhi alokasi projek 27 minggu.
Pengorganisasian Kegiatan Pembelajaran
- Intrakurikuler
Intrakurikuler berisi muatan/mata pelajaran nasional.- Tujuan : Mengembangkan kompetensi peserta didik sesuai capaian pembelajaran.
- Metode :
- Menggunakan berbagai metode pengajaran/pendekatan belajar
- Menggunakan berbagai instrumen assesmen dalam menilai progres dan capaian peserta didik
- Melibatkan guru dalam proses desain assesmen dan moderasi hasil assesmen
- Hasil:
- Bukti pencapaian Capaian Pembelajaran berupa portofolio/kumpulan hasil pekerjaan peserta didik dari berbagai instrumen asesmen
- Dilaporkan melalui rapor
- Pengorganisasian Pembelajaran Intrakurikuler untuk Fase D
- Pembelajaran menggunakan sistem reguler (setiap pembelajaran dilakukan terpisah antara satu mapel dengan mapel lainnya).
- Tatap muka dilakukan secara reguler setiap minggu
- Semua mata pelajaran pada fase D diitegrasikan dengan Proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan prosentasi Proyek minimal 25% masing-masing mapel.
- Penerapan Proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila bersifat integrasi dengan lebih dari dua mapel sesuai dengan tema yang ditetapkan di SMP Negeri 1 Aikmel
- Total alokasi waktu satu minggu 31 JP untuk intrakurikuler.
- Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
- Tujuan
Menguatkan Profil Pelajar Pancasila dan membangun pemahaman mengenai isu-isu penting dan melatih kemampuan penyelesaian masalah dalam tema atau isu penting terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
- Metode
- Mengasah kepekaan dan mengeksplorasi isu riil dan kontekstual dalam bentuk projek
- Memberikan ruang lebih banyak bagi peserta didik untuk bekerja mandiri dan fleksibel
- Melibatkan seluruh komunitas sekolah (peserta didik, guru, staf, orangtua) serta narasumber/profesional
- Hasil
- Bukti berupa jurnal kerja yang fokus pada proses dan pencapaian tujuan proyek
- Sekolah menyediakan waktu khusus untuk peserta didik menunjukkan hasil proyek melalui pameran/pertunjukan di akhir Tahun Ajaran
- Dilaporkan melalui rapor pada bagian terpisah dengan intrakurikuler
Pengorganisasian Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
- Tema proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila yang digunakan untuk Tahun Ajaran 2024/2025 adalah:
- Suara Demokrasi, dengan subtema Menyusun kepengurusan OSIS beserta lingkup lingkup tugas, jangka waktu bertugas, dan tata cara pemilihannya (ketua, wakil, sekretasis, bendahara dan seksi-seksi).
- Gaya Hidup Berkelanjutan dengan subtema Mendesain sistem pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos untuk mengatasi permasalahan sampah di lingkungan sekitar sekolah
- Bangunlah Jiwa Raganya dengan subtema Membuat kegiatan –kegiatan dan menyusun kesepakatan antarpeserta didik berbasis OSIS untuk kesejahteraan (wellbeing) jiwa raga (olahraga, seni, kemanusiaan, agama dll).
- Kewirausahaan dengan subtema Produk lokal
- Pelaksanaan proyek dilakukan dengan cara kolaborasi (integrasi beberapa mata pelajaran yang berkaitan dengan topik)
- Setiap proyek diampu oleh tim yang telah ditunjuk.
- Masing-masing anak/kelas akan melaksanakan minimal 3 tema proyek dalam satu tahun.
- Alokasi waktu untuk menyelesaikan tema projek adalah minimal 5 pekan.
- Untuk memudahkan pelaksanaan projek masing-masing fasilitator projek akan dikoordinir oleh koordinator projek. Koordinator projek dijabat oleh salah satu guru yang mengajar di kelas 7 atau Waka Kesiswaan.
Program ekstrakurikuler
- Tujuan
Sebagai sarana bagi peserta didik untuk mengeksplorasi dan melatih keterampilan sesuai minat dan bakat peserta didik.
- Metode
- Bersifat individual dan merupakan pilihan peserta didik
- Melibatkan guru dan narasumber profesional dalam melatih keterampilan tertentu
- Hasil
- Bukti berupa testimoni atau cerita dari peserta didik
- Sekolah bisa memilih bentuk pelaporan.
- Pengorganisasian Kegiatan Ekstrakurikuler
- Ekstrakurikuler wajib
Ekstrakurikuler wajib merupakan sebuah bentuk program kegiatan yang diwajibkan bagi seluruh pelajar, dalam hal ini pelajar fase D. Kepramukaan ditetapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di SMP Negeri 1 Aikmel . Oleh karena itu Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib merupakan program kegiatan yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik, terkecuali peserta didik dengan kondisi tertentu yang tidak memungkinkan untuk mengikutinya.
Gerakan Pramuka adalah organisasi yang dibentuk oleh pramuka untuk menyelenggarakan pendidikan kepramukaan.
Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak, dan budi pekerti luhur (SK. Kwarnas No. 231 Thn 20017).
Pendidikan Kepramukaan adalah proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia Pramuka melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan.
- Ekstrakurikuler pilihan
Ektrakurikuler pilihan merupakan sebuah bentuk kegiatan yang menjadi pilihan peserta didik, sebagai wadah penyaluran dan pengembangan potensi bakat dan minat peserta didik dibidang non akademis, yang dapat medukung kompetensi akademis pada umumnya, dan mendukung proses aktualisasi diri peserta didik pada khsususnya.
Ekstrakurikuler pilihan diikuti oleh peserta didik kelas VII, dan VIII, alokasi waktunya setara dengan 2 jam pelajaran dan dilaksanakan pada siang/sore hari. Kegiatan ekstrakurikuler bersifat dinamis sesuai dengan input dan bakat minat peserta didik, sehingga mampu menggali potensi peserta didik.
Jenis ekstrakurikuler pilihan di SMP Negeri 1 Aikmel terdiri dari kerohanian, olah raga, seni, akademis, kepemimpinan dan keterampilan dapat dilihat pada tabel berikut ini:



