
MELINTAS.ID- – Praktik baik di sekolah yang tergolong maju selalu menjadi magnet bagi sekolah lain untuk dipelajari dan diikuti. Sehingga study tiru bisa dijadikan cara untuk mengikuti kesuksesan sekolah lain.
Kabupaten Lombok Timur merupakan salah satu kabupaten dengan wilayah terluas dan jumlah sekolah terbanyak sepulau Lombok baik dari jenjang Paud hingga jenjang SMA/SMK dengan jumlah Guru sekitar 7800 orang, jumlah SMP 107 dan SD sekitar 600an itu belum termasuk sekolah swasta.
Kabupaten Lombok Timur selalu terdepan dari sisi pendidikan karena masyarakat sudah sangat menyadari pentingnya pendidikan, sehingga kerja dinas dan pemerintah kabupaten pun dibilang lebih mudah dalam mendorong kemajuan pendidikan.
Kunci sukses lainnya yaitu koordinasi lintas sektoral antara MKKS dan pengawas yang terjalin baik dan juga semangat yang kuat dari insan pendidikan untuk terus bergerak dan adaptif terhadap apapun program pemerintah.
Sebagai contoh yaitu program guru penggerak dan sekolah penggerak terbilang paling sukses, dan dipercaya Kementerian sejak angkatan 1 hingga angkatan 10 saat ini
Walaupun secara umum kemajuan sekolah penggerak bisa dikatakan hampir sama di semua wilayah karena mendapatkan support pelatihan dari pemerintah dengan dampingan fasilitator.
Namun ada beberapa strategi atau budaya sekolah yang mungkin berbeda yang menyebabkan satu sekolah lebih cepat peningkatan atau progresnya dibandingkan yang lainnya.
Sehingga disitulah study tiru mengambil peranan. Terutama untuk berbagi praktik baik antar sekolah penggerak dan meningkatkan motivasi dan semangat bergerak memajukan pendidikan.Seperti kegiatan study tiru program sekolah penggerak angkatan 3 kabupaten Lombok Barat ke SMPN 1 Aikmel kabupaten Lombok Timur.
Pelajaran berharga tidak hanya bagi sekolah penggerak namun bagi instansi dinas kabupaten Lombok Barat. Hal ini karena kegiatan study tiru dihadiri oleh kepala dinas dari dua kabupaten.


